Wednesday, April 16, 2008

Menkominfo : 2008 Semua PC Harus Legal

Setelah IGOS dan legal software dideklarasikan pada tahun 2004 lalu, tercatat baru 103 PC di Depkominfo yang menggunakan legal software. 2008, penggunaan legal software akan digeber secara bertahap di seluruh institusi pemerintahan di Jakarta.
Perkembangan legal software memang tergolong lambat. Sejak bulan Juni tahun 2007 kemarin, baru 103 PC yang telah menggunakan legal software itu berada di departemen komunikasi dan informatika, tepatnya di bagian Direktorat Jenderal Aplikasi Telematika (Ditjen Aptel). Padahal Depkominfo, khususnya Ditjen Aptel, ditunjuk sebagai pemimpin sekaligus lembaga percontohan untuk aplikasi software legal dan IGOS.
"Tahun ini akan kita tekankan keharusan menggunakan software legal. Selesai semua, tidak ada lagi ilegal-ilegalan di Kominfo," ujar Menkominfo Muhammad Nuh, beberapa waktu lalu.
Menurut Nuh, hal yang sangat aneh jika negara memiliki undang-undang untuk menghormati hak cipta namun pemerintah tidak memiliki komitmen untuk itu. "Sehingga hal yang wajar jika tahun ini saya akan menekankan penggunaan legal software di semua departemen," tambahnya.
Lambatnya perkembangan ini, menurut Menkominfo, dikarenakan pada tahun 2007 yang lalu, pemerintah baru mempersiapkan sistem monitoring untuk mengevaluasi dan mengidentifikasi legal software, sekaligus panduan untuk mengimplementasikan legal software di PC-PC yang ada.
"Komputer di instansi pemerintahan itu jumlahnya cukup banyak, masa' mau diperiksa software-nya satu-satu. Dengan sistem ini proses evaluasi software akan lebih cepat," jelas Nuh.
Nantinya proses implementasi ini akan bersifat paralel di lima departemen yang mendeklarasikan IGOS dan legal software. Setelah Depkominfo akan berlanjut ke Dephan, Depdiknas, Ristek, Depkeu. Selanjutnya departemen lain di pemerintahan. Kabarnya, Kementerian Ristek sudah selesai mengimplementasikan legal software dan hampir semua PC di Ristek telah menggunakan software legal.
Beberapa kendala yang dihadapi departemen dalam implementasi legal software adalah keterbatasan dana. Disamping itu, migrasi ke open source (Igos), kurang mendapat dorongan dari pimpinan satuan kerja.
Sumber daya manusia (SDM) di Depkominfo belum pernah menggunakan open source, pengguna takut kehilangan data, takut menurunnya kinerja, kurangnya kemampuan open source dalam hal compatibility dengan peripheral : printer, scanner, LCD,  proyektor, kamera, dan saat dilaksanakan ToT, Igos kurang mendapat dukungan dari komunitas open source (Ubuntu).
Selain itu, adanya aplikasi khusus yang dibuat berbasis Microsoft dan tidak bisa dikonversi ke aplikasi berbasis open source yaitu aplikasi RKAK/L Depkeu dan aplikasi BMN Depkeu.


Be a better friend, newshound, and know-it-all with Yahoo! Mobile. Try it now.

Tarif Indosat Turun 73 Persen

PT Indosat Tbk mengumumkan kebijakan tarif dasar yang baru untuk seluruh layanannya dan hampir semua layanan Indosat mengalami penurunan cukup signifikan hingga 73 persen, baik untuk layanan seluler (Mentari, Matrix, IM3) dan jaringan tetap (StarOne dan Indosat Phone), yang mulai berlaku efektif sejak Kamis, 10 April 2008 untuk IM3 dan Mentari, serta tanggal 14 April 2008 untuk Matrix, StarOne dan Indosat Phone.
"Kebijakan tarif baru berupa penurunan di hampir semua layanan Indosat ini, selain merupakan komitmen kami dalam mendukung kebijakan tentang pentarifan dari pemerintah, juga merupakan wujud komitmen kami untuk terus memberikan manfaat yang lebih dari yang diharapkan oleh masyarakat dan pelanggan melalui tarif telekomunikasi yang semakin murah dan terjangkau," demikian disampaikan Guntur S. Siboro, Direktur Marketing Indosat di Jakarta, Kamis (10/4).
Penurunan tarif meliputi percakapan maupun SMS baik antara pengguna Indosat (on net) maupun dengan pengguna operator lain (off net). Penurunan cukup signifikan terjadi pada percakapan off net dari selular yang mencapai kisaran antara 3-63 persen dari tarif dasar yang lama.
Tarif dasar layanan prabayar Mentari secara umum mengalami penurunan antara 6,7-45,3 persen. Untuk percakapan jarak jauh ke selular operator lain dari Rp 1.600/30 detik menjadi Rp 875/30 detik.  Percakapan lokal Mentari ke tujuan PSTN turun dari Rp 450/30 detik menjadi Rp 400/30 detik dan percakapan jarak jauh ke  PSTN  turun dari Rp 1600/30 detik menjadi Rp 875/30 detik. Khusus tarif SMS Mentari ke sesama pelanggan Indosat turun dari Rp 350 menjadi Rp 99, ke selular operator lain turun  dari Rp 350 menjadi Rp 149.
Sementara untuk tarif dasar layanan prabayar IM3, mengalami penurunan antara 3,1-71,4 persen. Di samping penurunan tarif, juga dilakukan perubahan pemotongan tarif dari per 30 detik menjadi per detik. Penurunan cukup signifikan terjadi pada percakapan jarak jauh ke selular operator lain dari Rp 2000/30 detik (Rp 66,7/detik) menjadi Rp 25/detik. Untuk percakapan jarak jauh ke PSTN turun dari Rp 1750/30 detik (Rp 58,3/detik)  menjadi Rp 25/detik. Khusus tarif SMS IM3,
Indosat menurunkan cukup signifikan, untuk ke sesama Indosat turun dari Rp 150 menjadi Rp 100, ke operator lain  dari Rp 350 menjadi Rp 100.   "Khusus untuk layanan paskabayar Matrix, Indosat juga menurunkan tarif sangat signifikan untuk hampir semua jenis percakapan. Dengan demikian pelanggan paskabayar juga dapat menikmati tarif yang cukup kompetitif, bahkan relatif murah, termasuk untuk tarif SMS,"  jelas Guntur.
Khusus untuk tarif dasar layanan paskabayar Matrix, turun antara 1,7-72,8 persen. Percakapan lokal ke selular operator lain  turun dari Rp 258 hingga Rp 313/20 detik menjadi Rp 185/15 detik, sementara percakapan jarak jauh ke seluler operator lain turun dari Rp 244 hingga Rp 771/15 detik menjadi hanya Rp 300/15 detik. Untuk percakapan jarak jauh ke PSTN tertinggi turun dari Rp 669/15 detik menjadi Rp 300/15 detik. Untuk tarif SMS ke sesama Indosat turun dari Rp 300 menjadi Rp 100 dan ke operator lain Rp 300 menjadi Rp 150.     Sedangkan untuk layanan StarOne, tarif baru sudah tidak mengenal tarif off peak (tidak sibuk) dan peak (sibuk), rata-rata turun antara 3,8–71,4 persen. Khusus SMS StarOne prabayar ke sesama Indosat  turun dari Rp 350 menjadi Rp 100 dan ke operator lain  turun dari Rp 350 menjadi Rp 150. Tarif SMS StarOne paskabayar ke sesama Indosat  turun dari Rp 225 menjadi Rp 100 dan ke operator lain  turun dari Rp 225 menjadi Rp 150.
Layanan Indosat Phone untuk semua jenis percakapan lokal turun antara 5,5-43,6 persen. Penurunan tarif semua layanan ini berlaku tetap karena memang berbeda dengan tarif promosi yang hanya berlaku untuk periode tertentu. Tarif promosi yang saat ini berlaku, masih tetap berlaku sesuai dengan jangka waktu program, dan tidak otomatis berubah sehubungan dengan pengumuman perubahan tarif dasar ini.  
"Kami berharap kebijakan tarif baru ini akan memberikan dampak positif kepada industri telekomunikasi pada umumnya, dan akan mendorong kami untuk terus dapat memberikan layanan yang berkualitas serta menghadirkan berbagai program dengan inovasi dan nilai tambah yang bermanfaat bagi masyarakat dan pelanggan," papar Guntur.


Be a better friend, newshound, and know-it-all with Yahoo! Mobile. Try it now.